Showing posts with label ilmu. Show all posts
Showing posts with label ilmu. Show all posts

Air Laut tidak Saling Bercampur

Air Laut tidak Saling Bercampur - Orang awan mungkin mengira bahwa air dari dua lautan bertemu airnya akan saling bercampur dengan suhu, dan konsentrasi garam cenderung seimbang. Akan tetapi, kenyataanya tidak demikian.

Lihat saja, meskipun Laut Tengah dan Samudera Atlantik, serta Laut Merah dan Samudera Hindia secara fisik saling bertemu, airnya tidak saling bercampur.

Ini karena di antara keduanya terdapat batas. Batas ini adalah gaya yang disebut “tegangan permukaan”.
Penjelasan ini sudah lama di jelaskan Al Qur’an dalam surah ar-Rahman, ayat 19-20 :

“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak di lampaui oleh masing-masing.”

Ayat ini menegaskan bahwa, meski dua badan air bertemu, tetapi tidak bercampur akibat adanya batas.

Read More »

Gunung Mencegah Gempa Bumi

Gunung Mencegah Gempa Bumi - Ibarat paku yang menyatukan kayu. Seperti itulah keberadaan gunung-gunung di permukaan bumi. Dalam surat Luqman ayat 10 Allah berfirman :

”Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi tiu tidak menggoyangkan kamu, dan memperkembang biakan padanya segala macam jenis binatang.”

Dalam firman-Nya yang lain :

”Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak?”(QS.An-Naba’: 7).

Hasil penelitian geologi menyebutkan bahwa salah satu sifat gunung yang paling signifikan adalah kemunculannya pada titik pertemuan lempengan-lempengan bumi, yang saling menekan saat saling mendekat, dan gunung ini “mengikat” lempengan-lempengan tersebut. Dengan sifat tersebut, pegunungan dapat disamakan seperti paku yang menyatukan kayu.

Selain itu, tekanan pegunungan pada kerak bumi ternyata mencegah pengaruh aktivitas magma di pusat bumi agar tidak mencapai permukaan bumi, sehingga mencegah magma menghancurkan kerak bumi.

Read More »

Borobudur

Borobudur
Borobudur - Menurut penyelidikan para ahli benda purbakala, Borobudur mengandung arti himpunan daripada biara, menuju ke 10 rupa jalan kebijaksanaan hidup menurut pelajaran Buddha. Dari 10 tingkatan itu digambarkan jalan hidup manusia yang terarah, semakin mendekati kesempurnaan. Setelah hidup kembali beberapa kali (Reinkarnasi) akhirnya ia mencapai tingkat terakhir : Nirwana (Sorga).
Bangunan yang semakin meningkat, meninggi dan mengecil dan akhirnya merupakan suatu menara lancip dinamakan : “Pegunungan kosmik”. Bangunan itu melambangkan sebuah monumen, “Jalan penghidupan Buddha dan Philsafahnya”.
Luas bangunan itu 14.000 m2 dalam bentuk empat persegi dan terdiri dari 10 undakan.

  1. 2 Undakan pertama no .1 dan 2 melukiskan keinginan dan perbuatan manusia. Dijelaskan dalam 160 buah lukisan relief (Gambar menimbul) tentang perbuatan manusia baik dan manusia jahat, dan akibatnya. Itu merupakan ulah manusia atau Kamadhatu.
  2. Keempat undakan yang lain menggambarkan dunia yang diilhami oleh kenikmatan Rupadhatu. Digambarkan penghidupan Buddha waktu masih muda dan setelah ia meninggal dan hidup kembali (Reinkarnasi). Digambarkan pula kehidupan orang suci lain dalam bentuk relief dan patung.
  3. Yang terakhir merupakan 4 undakan yang tak terhias. Yang teratas (No.10) melambangkan : dunia Nyata, sebuah stupa (berbentuk genta) setinggi 7,8 meter tanpa pajangan.
  4. Undakan ke 3 menurun ke bawah (No. 9,8 dan 7) merupakan lingkaran. Simbol dari dunia kekal dan Arupadhatu. Ditunjang oleh 72 buah patung Buddha masing-masing patung dilindungi oleh stupa (payung berbentuk genta), keseluruhan dalam 10 undakan terdapat 1460 buah panil bergambar dan 1212 buah panil pajangan. Dan 504 buah patung berupa hiasan Buddha dalam lingkaran. Sepanjang 3 mil digambarkan petunjuk-petunjuk untuk penganut Buddha dan pengabdiannya.

Tidak diketahui siapa pencipta Borobudur. Bangunan ini didirikan pada tahun 750 sampai 850 SM. Pada jaman itu ada dua buah kerajaan. Kerajaan Mataram yang menganut agama Hindu-Siwa dan Kerajaan Sailendra, penganut Mahayana Buddha, yang datangnya dari Kamboja. Kedua kerajaan itu tidak salimg bermusuhan. Tapi mereka saling bersaing dalam pembuatan bangunan dan monumen dan candi-candi. Setelah selesai pembuatan Borobudur, kerajaan Sailendra menarik diri dan menetap di Sumatra Selatan dan Malaka.

Menurut cerita setempat arsitek Gunadharma setelah selesai membangun Borobudur mengundurkan diri dari keduniaan. Ia menjadi Petapa di Gunung Menoreh. Pada abad ke 10 terjadilah gempa bumi dan ledakan gunung Merapi dan Gunug merbabu. Maka tempat pemujaan itu ditinggalkan oleh para Jemaat. Pun keadaan ekonomi makin memburuk setelah terjadi malapetaka tersebut. Lambat laun selama 9 abad Borobudur tertutup dalam tanah lahar. Di atas tanah yang subur itu tumbuh semak belukar.
Dalam perang napoleon, pulau jawa di ambil alih oleh inggris dari tangan Belanda. Dari tahun 1811 sampai tahun 1814 Inggris mendudukinya. Selama pemerintahan gubernur Thomas Stamford Raffles mengadakan penyelidikan tentang bangunan-bangunan jaman dahulu. Dari sebuah berita disebut tentang benda-benda kuno di kaki gunung Tidar (Jawa Tengah) tersembunyi di dalam hutan. Ia memerintahkan 200 anggota tentara untuk membersihkan daerah itu dari pohon dan belukar. Pekerjaan itu memakan waktu 2 bulan. Ternyata bangunan itu adalah Borobudur yang sekian abad lamanya terpendam. Sayang penyelidikan itu tidak dapat diteruskan. Karena pulau jawa kembali ke tangan belanda.

Di tengah-tengah stupa bagian atas oleh tuan tanah didirikan warung kopi. Penguasa belanda setempat tak menghiraukan pengerusakan banguna itu. Sebuah pabrik gula temboknya dibuat dari bahan borobudur. Pun dalam pembuatan jalan dipakai batu-batu dari candi itu. Pada tahun 1896 seorang penguasa belanda ingin menyenangkan tamunya, seorang raja dari siam yang berkunjung ke jawa tengah. Ia bi beri hadiah berupa bangunan Borobudur. Dikirimnya ke Siam 8 gerobak relief pilihan. Tapi akhirnya pengerusakan seterusnya terhadap Borobudur di hentikan oleh seorang opsir tentara belanda Van Erp mencegah. Pada tahun 1907 ia menyuruh memperkuat pondasi dari bawah dengan semen untuk mencegah kehancuran seterusnya..

Pada tahun 1959 Dr.Soekmono Direktur Arkeologi mengadakan penelitian. Atas petunjuk Dr. Soekmono, seluruh bangunan dirombak dari atas samapai bawah. Tak lama datanglah tawaran bantuan dari pemerintah pusat dan dari Perwakilan luar Negeri untuk memberi dana bantuan Tujuh belas pemerintahan sudah memberi pernyataan untuk memberi bantuan keuangan meliputi 2,3 juta dollar. Sedang pemerintah pusat menyediakan dana sebesar 2,75 juta dollar, sementara itu mengalirlah sumbangan dari perseorangan, sampai mencapai jumlah 160.000 juta dollar. Dan hingga akhrinya borobudur selesai dengan dana sekitar 10,9 juta dollar. Sejarahwan inggris, Arnold Toynbee menilai Borobudur sebagai peninggalan kesenian agama Buddha yang paling sempurna. Bernard P. Groslier arkheolog berbangsa perancis menganggap suatu usaha yang mulia, jika tiap pencipta kesenian tanpa melihat kebangsaan segera turun tangan. Sampai sekarang borobudur masih kokoh berdiri dan pengunjung berwisata juga semakin banyak.
Read More »

Patung Liberty

Patung Liberty
Patung Liberty - Diatas pulau kemerdekaan di pelabuhan kota New York, berdirilah sebuah patung kemerdekaan. Patung ini persembahan rakyat Perancis untuk rakyat Amerika Serikat yang diberikan pada tanggal 4 Juli 1884. Patung ini didirikan pada sebuah landasan yang kuat dan menjulang di ketinggian 395 kaki atau lebih dari 100 meter. Patung itu menggunakan mahkota duri pada kepalamya. Berat seluruhnya 225 ton, dan belenggu tang putus pada kakinya, melambangkan kemenangan atas tirani atau penjajahan. Sedang ditanagan kirinya adalah prasasti yang bertuliskan tanggal 4 Juli 1776 dengan angka-angka Rumawi. Sementara tangan kanannya mengacungkan obor sebagai lambang kemerdekaan.

Pada tahun 1865, seorang sejarahwan perancis Edouard de Laboulaye (1811-1883) memberikan saran kepada pemerintah perancis agar memberi sebuah kenang-kenangan sebagai lambang persahabatan antara kedua negara dan bangsa. Dan pada saat seorang pemahat ulung Frederic Auguste Bartoholdi (1834-1904) berlayar memasuki pelabuhan New York, ia segera menyatakan bahwa tempat itu merupakan tempat yang paling cocok untuk mendirikan monumen. Sedangkan yang akan ditegakkan di situ, adalah tokoh lambang kemerdekaan, berdiri tepat di gerbang masuk dalam “Dunia Baru” itu.

Sementara itu, uang yang dipersiapkan untuk membangun monumen di galang oleh franco – American Union (Lembaga Persahabatan Amerika, Perancis) di tahun 1875. Dan telah di pastikan pula, bahwa perancislah yang akan membuat patung itu, membawanya serta menegakkanya di depan pelabuhan New York nantinya. Sedang fihak amerika hanya akan membangun landasannya saja. Lalu pada tahun 1882, seorang perancis yang baik hati serta mertamenyumbangkan uang sebanyak satu juta franc untuk pembuatan patung tersebut.
Mula-mula sekali, Bartholdi mempelajari tentang model-modelnya. Lalu seorang mereproduksinya ke dalam perunggu, seperti yang terlihat di Pont de Grenelle, di sebuah sungai Seine di Paris. Kemudian patungnya di buat bagian perbagian. Bahannya aialah campuran tembaga dan perunggu yang di bentuk dengan landasan kayu-kayu. Dan pada tahun 1884, selesailah sudah pekerjaan itu. Kemudian pada tahun berikutnya, patung itu dikirm lewat laut ke Amerika Serikat dalam 214 buah kepingan.

Sebuah panitia penggalang dana di Amerika terbentuk dan menunjuk Fort Wood yang terletak di pulau Bedloe – yang sejak tahun 1956 di ganti menjadi pulau kemerdekaan oleh kongres- sebagai tempatnya. Tetapi karena kekurangan dana, menyebabkan pembangunan landasan ini baru selesai pada akhir tahun 1884. Dan celakanya, tuntutan biaya telah berkembang. Setelah patung itu 2 bulan di New York, jumlah biaya menjadi 250.000 dollar AS. Dan barulah 2 tahun kemudian, atau tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1886 patung itu diresmikan oleh presiden Grover Cleveland. Patung kemerdekaan itu resmi menjadi monumen nasional baru pada tahun 1924. Sedang kelestariannya ditangani oleh National park Service Amerika, sebuah departemen yang mengurusi masalah keindahan kota dan hingga kini masih tetap ada. Di bawah patung itu, terdapat museum imigrasi Amerika Serikat, yang disediakan bagi siapa saja yang datang untuk mempelajari tentang kemerdekaan. Sedangkan pulau kemerdekaan, bisa dicapai dengan naik kapal ferry dari taman Battery di ujung bawah Manhattan.
Read More »

Taj Mahal

taj mahal
Taj Mahal - telah di akui sebagai bangunan yang terindah di dunia. Ia dengan kubahnya yang putih berkilau dan menara-menaranya yang langsing, telah membuat para pendatang dari tempat yang jauh-jauh tercengan-cengan. Tulisan-tulisan tentangnya, serta puji-pujian terhadapnya, telah ditulis dengan berbagai bahasa di dunia. Sedangkan kata “Taj Mahal” memang artinya Cantik,Jelita,Molek dan sebagainya. Taj Mahal terletak di kota Agra, di tepi sungai jumna. Agra, pada suatu saat dulu pernah menjadi ibu kota, yakni pada saat pemerintahan mogul. Letaknya, di pusat bagian utara India, kurang lebih 190 kilometer dari new Delhi.

Pada tahun 1632 Shah Jehan (1592-1666), seorang Kaisar Mogul, membangun Taj Mahal untuk mengenang permaisurinya yang sangat di cintainya, Muntaz mahal yang baru saja meninggal dunia. Ketika itu sejumlah arsitek terkemuka di seluruh kawasan Asia segera menyodorkan rencana-rencananya serta gambar-gambar didesainnya sebuah makam yang indah sekali. Tetapi shah kemudian menunjuk Ustad Isa, seorang arsitek dari persia. Dia harus bertanggung jawab atas selesainya proyek tersebut. Maka mulailah ia bekerja membangun mosoleum itu dengan bantuan 22.000 orang pekerja. Dan barulah berakhir setelah memakan waktu 20 tahun lamanya.

Bangunan itu sangat besar, indah dan terbuat dari batu marmar putih. Berapa jumlah biaya telah dikeluarkan untuk bangunan yang luar biasa ini, tak seorang pun dapat menaksir dengan pasti. Dan seperti halnya arsitektur-arsitektur islam yang bagus-bagus pada saat itu, Taj Mahal juga memiliki kubah yang terletak di bagian pusatnya. Ada pun puncak dari kubah itu, lebih dari 70 meter tingginya dari tanah. Dan disana, terdapat 4 buah kubah yang lebih kecil ukurannya, mengelilingi kubah induk. Bangunan itu berdiri di atas landasan dari marmar yang amat luas, dan terlihat amat damai di sisi sungai jumna. 4 buah menara yang ramping berdiri di setiap sudut terasnya menjulang ke langit. Sedangkan bagian depannya terpantul dalam air yang permai dari sebuah kolam yang panjang. Sementara itu taman-taman yang indah penuh pohon-pohon cemara yang hijau, membuat suatu bentuk susunan yang cantik bagi gedung marmar itu.

Shah jehan dan permaisurinya yang tercinta dikubur bersebelahan dalam mosoleum itu. Makam mereka berjejer di bawah kubah induk, dan ditutup dengan dinding dari marmar yang putih juga berkilauan. Tirai-tirai yang dipasang di sana, membuat suasananya lebih damai. Sedangkan dindingnya di hiasi dengan bagus terbuat dari batu-batu permata.
Read More »

Menara Eiffel

Menara Eiffel
Menara Eiffel - dibuat dan dirancang oleh Alexander Gustave Eifffel, yang lahir di Dyon Perancis pada tahun 1832. Sejak kecilnya, ia memang sudah tertarik pada konstruksi-konstruksi bangunan yang aneh-aneh. Sebab itu tidak mustahil kalau kemudian ia memulai dengan sekolah yang ada hubungannya dengan itu. Yakni Ecole des Arts of Manufactures. Dan pada tahun 1853 ketika usianya mencapai 21 tahun, ia meraih gelar insinyur dengan baik.

Selaku seorang insinyur bangunan baja, ia segera dihadapkan pada kerja-kerja keras yang harus segera pula diselesaikan. Tetapi ia menerima tugas-tugasnya dengan senang hati, dan mencoba melaksanakannya dengan sempurna. Beberapa hasil kerjanya yang segera membuatnya terkenal antara lain pembangunan jembatan kereta api yang di buatnya di portugal, pembangunan stasiun kereta api di Budapes. Dan tak mungkin dilupakan orang yakni menara Eiffel.
Menara itu, dibangun di pusat kota paris, di atas lapangan Champ de Mars, pada tahun 1887. 7 tahun lamanya terkatung-katung karena pihak pemerintah belum siap dengan segala-galanya. Tinggi menara itu 315 meter dari dasarnya. Semuanya terbuat dari baja pilihan yang tahan karat dan zaman. Menara ini direncanakan sebagai bangunan yang monumental untuk Pekan Raya Sedunia yang berlangsung pada tahun 1889. Tetapi rancangan pendirian menara itu mendapat banyak tantangan karena dianggap kurang perlu. Di samping itu, juga biayanya sangat tinggi. Namun Eiffel tidak menerima begtu saja. Ia menjelaskan, bahwa menara itu sesudah Pekan Raya nantinya masih bisa di gunakan untuk kepentingan teknologi mendatang. Selain itu, tentu saja bisa dijadikan objek pariwisata, sebab setiap orang yang ingin menikmati keindahan kota Paris bisa menikmatinya dari sana.

Konsep Eiffel ini akhirnya bisa diterima. Dan pada awalnya tahun 1887 di mulainyalah pembangunannya. Tanah seluas lebih dari 1000 meter persegi telah disita untuk pembangunan menara ini. Ia menjulang ke atas dengan kaki-kakinya yang dihubungkan dengan beberapa laintai. Lantai pertamanya berada 58 meter di atas landasannya. Sedangkan yang kedua, 116 meter. Dan yang terakhir 276 meter. Menara ini berbentuk kerucut, dan selesai tepat menjelang Pekan raya Sedunia diresmikan. Semua orang menyambutnya dengan takjub, walaupun menara ini telah memakan biaya lebih dari 600 juta frank emas. Sedangkan peresmiannya jatuh tanggal 31 Maret 1889.

21 dentuman meriam menggelegar menyambut peresmiannya. Dan untuk penggerakan bendera kebangsaan Perancis, di lakukan sendiri oleh Eiffel. Pekan raya sedunia itu berlangsung dengan sukses. Lebih dari 28 juta manusia menghadirkanya. Mereka naik ke puncaknya untuk menikmati keindahan kota Paris yang terkenal. Sejak saat itu pula, pemerintah menetapkan nama Eiffel, pembuatnya jadi nama menara itu. Tahun demi tahun, para wisatawan membanji terus ke sana. Itulah sedikit sejarah menara Eiffel.
Read More »

Menara Miring Dari Pisa

menara pisa
Menara Miring Dari Pisa - Tiap wisatawan yang ke italia tak lupa mengunjungi menara mirin Pisa, yang sangat terkenal di seluruh duniaa.
Menara itu di buat dari batu pualam, merupakan bangunan tersendiri bernama, Campanile untuk menggantungkan jam gereja. Bangunan ini berbentuk segilima atau bersudut lebih dari lima, banyak di bangun pada jaman Renaissance (Hidup Kembali) pada abad ke 14 dan 15.

Menara Pisa dibangun pada tahun 1174. Tak lama setelah bangunan itu selesai pondasinya terbenam ke dalam tanah dan menyimpang 4,2 meter dari garis tengahnya. Pekerjaan di hentikan. Seratus tahun kemudian pada tahun 1274 oleh seorang arsitek di tambahkan 4 buah ruangan lagi untuk mengimbangi kemiringan itu. Tetapi dengan majunya zaman, bangunan itu semakin miring. Doyongnya semakin besar, karena dengan perlahan dalam waktu begitu panjang perubahan tak dapat di lihat dengan nyata.

Penduduk Pisa percaya, bahwa Gallileo (1564-1642) seorang guru besar matematika telah membuktikan dengan percobaannya di atas menara itu. Berat benda tak mempengaruhi cepat jatuhnya suatu benda. Memang ada sejarahnya, sampai ditemukan dalil itu. Tiap orang mengunjungi menara pisa yang megah dan menarik denganpilar-pilar. Pintu gerbang setengah melingkar dan fresconya (hiasan tembok) dan kaca berwarna di dalam jendela, sangat mempesona.

Di dalam ruangan Kathedral itu tergantung sebuah lampu, dihias 4 patung bidadari mungil. Dan yang paling menarik ialah pajangan yang bergerak-gerak berupa mainan pot-pot bundar lonjong dengan bentuk lancip di bawahnya. Pada tahun 1581 seorang anak muda berumur 17 tahun bernama Gallileo Galilei sembahyang di Kathedral itu. Ia anak seorang ningrat. Sejak kecil anak itu melihat lampu di dalam gereja bergelayutan. Ia perhatikan koster (tukang membunyikan lonceng) menarik lonceng itu. Setelah masuk sekolah tinggi ia melihat lebih tegas bayangan lampu yang bergerak sambil berputar-putar semakin tinggi. Akhirnya berhenti di tempat tertentu dan merupakan bayangan kecil. Lampu itu tak bergerak lagi, hanya bersinar. Permainan lampu yang emnyala itu memberi pemuda cerdas itu ilham.
Read More »

Taman Tergantung Di Babilonia

Taman Tergantung Di Babilonia
Taman Tergantung Di Babilonia - Selama 3 abad berperang, menyebabkan berakhirnya kekaisaran bangsa sumer. Pemerintahan kota-kotanya termasuk mesopotamia, berperang satu sama lainnya. Sehingga suku bangsa barbar berhasil menduduki daerah Euphrat dan Tigris. Dan akjirnya pada tahun 1800 Sebelum nabi Isa lahir, Hammurabi memerintah kota Babilon. Ia penguasa bangsa sumer dan Akkad yang berperang dan berhasil disatukan kembali.

Seni pahat pada zaman Hammurabi lebih nyata alamiah daripada yang pernah dilakukan di Mesopotamia sebelumnya. Sebuah patung kepala, belakangan telah ditemukan, dan diperkirakan kepala Hammurabi. Ia bercambang, dengan kelopak mata yang lebar dan memakai topi. Gambaran seperti ini, memang amat jarang di mesopotamia. Tetapi di Mesir, bentuk seperti ini, telah lazim diciptakan, sehingga soelah-olah Mesir telah mempengaruhi kesenian Babilonia.

Keajaiban dunia peninggalan purba lainnya, taman Taman Tergantung Di Babilonia, tidak bisa dilepaskan dari kaitan ini. Seorang ahli sejarah bangsa yunani bernama Herodotus, pada abad ke 5 telah mewariskan kepada kita sebuah tulisan tentang taman ini. Segenap kebesaran dan kehebatannya lebih dari 2000 tahun yang lampau oleh Raja Nabukadnezar II.

Beberapa sumber lainnya mengatakan bahwa Nabukadnezar membuatnya sebagai hadiah sepasang pengantin remaja yang datang dari pegunungan di Persia. Babilonia, memang terletak di dataran Mesopotamia dan sama sekali tak memiliki gunung-gunung, di tepi sungai Euphrat yang mengalir melewati kota itu. Sebab itulah maka raja telah memerintah para rakyatnya, untuk membuat taman yang tingginya 350 kaki di atas permukaan air. Taman itu dibuatnya bersusun, berteras-teras, dengan beberapa bagian yang dibikinnya lapang untuk ditanami pepohonan, rumput-rumput hias dan bunga-bungaan.

Air yang digunakannya, telah di pompakan dari sungai ke puncak bukit dan di biarkannya mengalir ke bawah melewati saluran-saluran dan menjadikannya air terjun buatan. Hal ini menjadikan kota yang gersang itu segar dan bertambah cantik. Tetapi, sekarang hanya tinngal sedikit saja yang tinggal disana, kecuali batu-batu bata sisa lama, tak ada lagi lainnya. Dari reruntuhan inilah seorang ahli benda-benda purba Robert Koldewey (1855-1925) dari jerman berusaha menyusunnya kembali.

Apa yang membuat menarik dari Taman Tergantung ini? Tak lain adalah menunjukkan bahwa bangsa Babilon saat itu telah sanggup menciptakan arsitektur yang demikian megahnya. Sementara bangsa-bangsa lain di dunia masih belum sampai berfikir ke arah sana. Kebesaran atau kekuasaan seorang raja memang merupakan faktor penentunya. Tetapi, tanpa adanya arsitek-arsitek yang cerdik dan cendikia, niscayalah taman itu tak akan terwujud.

Beberapa peninggalan yang berupa reruntuhan dari arsitektur Dinasti Kassite, memang ditemukan kembali (Bangsa Kassite adalah orang-orang gunung berasal dari timur yang secara perlahan-lahan telah mendesak masuk ke babilonia, setelah matinya kaisar Hammurabi.). banyak bangunan-bangunan bangsa Sumer kemudian dibangun kembali dengan meniru gaya Sumer lama. Dan istana kerajaan Kassite, ternyata jauh lebih besar dari pada semua bangunan yang ada sesudahnya. Lalu disekitar tahun 1450 sebelum masehi, sebuah candi telah pula dibangun di warka, sebagai tempat pemujaan bagi dewa-dewi.

Dinasti ini jatuh oleh bangsa Assyiria tahun 100 Sebelum nabi isa lahir. Dan sampai abad ke 6 SM bangsa babilonia telah melawan, menghancurkan, mengejar serta memenangkan perang. Sehingga mereka bisa bangun kembali dan membuat Babilon sebagai kota terhebat sepanjang zaman dunia peradaban lama.
Read More »

Misteri Colosses dari Rhodes dan Pharos dari Aleksandria

Sebuah patung perunggu dari dewa Matahari Helios, bertengger di atas sebuah pelabuhan Rhodes, sebuah pulau yang terletak di lautan Agean. Ia berdiri di atas landasan setinggi 100 kaki atau sekitar 33 meter yang sengaja dibuat untuk meninggikan patung tersebut. Colosses dibuat oleh seorang seniman Yunani, Charles dari Lindos dalam tahun 280 SM. Ia terbuat dari logam yang telah dicairkan dengan sebuah alat yang pernah di pakai oleh Demetrius ketika menyerang Rhodes pada tahun 305 SM.

Setelah berhasil melawan dan mengalahkan pejajah, orang-orang Rhodes mendirikan patung itu sebagai tanda terima kasih kepada Dewa pujaan. Patung itu melukiskan Helios sedang berdiri melindungi matanya dengan tanganya dan menatap ke arah laut. Dengan ketinggian 20 kaki tinggi manusia itu Colosses tegak di tepi jalan masuk ke pelabuhan, tetapi hanya untuk selama 65 tahun saja. Ia kemudian terpaksa harus menyingkir setelah terjadi suatu gempa bumi yang hebat. Tubuh dari logam perunggu yang berton-ton beratnya serta besar sekali ujudnya itu tergeletak saja hingga berabad-abad lamanya disana. Dan barulah pada abad ke 7 Sesudah masehi, orang-orang disana menariknya dan menjualnya kepada seorang pedagang logam-logam tua.

Sedangkan Pharos, adalah sebuah pulau yang dijadikan semacam mercusuar, untuk menyambut kedatangan setiap orang yang masuk melewati laut. Ia dibangun di atas sebuah pulau dekat Aleksandria, pada pintu gerbang masuk Mesir, antara tahun 285 dan 247 oleh Sostratus dari Cnidus. Ia berdiri di ketinggian 400 kaki atau sekitar 130 meter dari dasarnya. Diatas itu, sebuah landasan menyangga sebuah panci kuningan besar, di sana api menyala terus menerus siang dan malam. Dan sebuah cermin tersebut terbuat dari logam yang besar selaki, memantulkan sinar yang bagus. Hal ini bisa terlihat dari tengah laut. Di dalam gedung ini, terdapat 300 kamar. Dan puluhan kuda selalu siap untuk mengambil minyak guna kepentingan nyala api di atas itu.

Tetapi Pharos akhrinya mengalami nasib yang sama dengan Colosses. Ia runtuh karena genpa bumi yang dahsyat pada abad ke 14 Sesudah masehi. Beberapa orang sampai sekarang masih percaya, bahwa pada hari-hari yang tenang, reruntuhannya itu masih bisa di lihat di bawah permukaan air di atas pelabuhan.
Read More »